7110001415
0290006611
0113140175
1440005678880
11 Desember 2009
Pelatihan Social Entrepreneur Basic Angkatan ke-3
Pelatihan Social Entrepreneur Basic (SEB) ini adalah kali ketiga Lagzis menyelenggarakan. Pelatihan SEB angkatan ke 1 dan angkatan ke 2 telah di adakan di Surabaya pada bulan Juni dan oktober sedangkan pelatihan SEB angkatan ke 3 diadakan di Jakarta 31 Nopember sampai dengan 3 Desember 2009di Balai Diklat Kesos Depsos Jakarta Selatan. SEB ini di latarbelakangi oleh beberapa alasan yaitu masih sedikit orang yang memilih untuk menjadi seorang pemberdaya/ peubah dalam masyarakat, dan biasanya pelaksanaan kurang profesional terutama dalam melahirkan program-program yang cerdas, dan Lagzis termasuk lembaga yang memilki kesadaran untuk itu, maka di SEB ini di butuhkan orang-orang muda yang mau untuk di latih dan dididik untuk menempati posisi leader.
Pelaksanaan pelatihan ini di laksanakan selama 4 hari dengan cara di inapkan, acara hingga larut malam dengan terus menerus ditanamkan kesadaran akan pentingnya kita sebagai manusia yang memiliki tugas sebagai seorang khalifah fil ardh. Manusia yang memiliki beban tanggungjawab untuk menjadi seorang pemimpin. Tentu semakin menjadi leader semakin memberikan kemanfaatan bagi pihak lain. Kesadaran bahwa jatidiri sebagai manusia dalam menjalankan amanah. Keyakinan dan kekuatan akan selalu menjadi pemacu semangat untuk mewujudkan apa yang kita harapkan menjadi suatu cita-cita. Cita-cita yang akan mengalahkan kenyataan yang sedang terjadi saat ini, karena justru keyakinan yang kuat akan membuktikan bahwa fakta itu ternyata tidak benar. Sebagai contoh pendidikan kita rendah, dari keluarga miskin, adalah fakta yang di hadapi. Lalu cita-cita ingin menjadi seorang pengusaha yang berjiwa sosial. Tentu keyakinan mencapai cita-cita menjadi pengusaha akan mengalahkan fakta yang justru akan menghambat tercapainya cita-cita. Sperti yang di sampaikan oleh Supardee Lee founder IMZ (Institut Manajemen Zakat)
Termasuk modal untuk sukses tentu di butuhkan. Bahkan modal itu tidak hanya harta atau fisik semata namun modal seperti yang di sampaikan oleh Nana Mintarti founder MM (Masyarakat Mandiri), bahwa modal ada 5 yaitu modal manusia, alam, fisik, keuangan dan sosial. Maka dari itu memahami keliamanya di butuhkan kekuatan seseorang yang memiliki kekuatan untuk menjadi peubah di masyarakat. jadi bila kita atau kelompok masyarakat memilki modal sosial maka program apa saja yangakan di laksanakan akan sukses dan berhasi dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Dan tentu aspek modal yang bersifat sosial akan bertemu dengan modal akan membuat masyarakt menjadi masyarakt yang mampu mendayagunakan atau membangun kekuatan sendiri untuk bangkit dari ketidakberdayaan menjadi berdaya, tidak mandiri menjadi mandiri, dari mustahiq menjadi muzakki itu di bangun dengan perlunya modal sosial.
Acara yang diikuti oleh 23 orang sdm yang terpilih terdiri dari perguruan tinggi di Jakarta seperti UI, IPB, UNJ, UNPAD, UIN Syarif Hidayatullah dan perguuan tinggi lainnya. Antusiasme peserta untuk mengikuti acara ini sangat luar biasa. Seluruh peserta hampir secara bersamaan banyak yang belum memahami tentang sosial entrepreneur, karena yang terbayang hanyalah wirausaha, namun ternyata lebih dari itu. Hampir dua sisi akan di tempuh di sosial entrepreneur yaitu kemanfaatan secara sosial dan juga kemandirian atau peningkatan benefit bukan profit.
Peserta makin bersemangat saat Eri Sudewo penerima penghargaan Young and Ernst Award kategori Social Entrepeneur 2009 memberikan motivasi dan araan baaimana menjadi seorang sosial entrepreneur yang bisa berhasil. dan akhir dari acara ini oleh Lagzis akan memberikan tantangan bagi peserta untuk langsung mencoba program dan terjun langsung ke lapangan untuk mencoba menjadi seorang social entrepreneur.
"Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah."
(M. Teguh)
- Pelatihan Social Entrepreneur Basic Angkatan ke-3
- Total Sembako yang Telah Dibagi
- Buka Bersama TPA Darul Muslimin
- Buka Puasa dan Berlatih Melayani
- Buka Puasa di Rappokaling
- Berbuka Semeter dari Sampah
- Kampung 1001 Malam yang Semakin Terang
- Semangat Tak Pernah Padam
- Ingin Menabung di hari Tua
- Pemberdayaan Ekonomi di Lereng Gunung
Menjadi Donatur
Laporan Keuangan
Hitung Zakat
Cek Donasi
Kecil Nan Tulus
Seusai salam sholat jum'at di Masjid Jami' Bintaro diminta kesediaan jama'ah untuk menyolatkan jenasah. Jenasah diminta dibawa masuk ke dalam masjid dan ditempatkan di depan.Ketika berdiri dan mencari shof lebih di depan yang telah ditinggalkan jama'ah yang tidak ikut sholat jenasah, badanku terasa bergetar, "
Polling
Statistik
| Total pengunjung: | 3,117 |
| Pengunjung hari ini: | 1 |
| Pengunjung kemarin: | 10 |
| Max. per hari: | 47 |
| Sedang online: | 1 |
| Online terbanyak: | 17 |
| Total dikunjungi: | 10,038 |
Kamis (10/09) Lagzis mengadakan acara buka puasa bersama di Rappokalling, Kecamatan Tallo Makassar.
Acara ini diikuti oleh sekitar 195 warga sekitar. Sebelum berbuka, ibu-ibu yang juga tergabung dalam kelompok Komunitas Mandiri, diajak untuk bermain sambil menunggu buka puasa.
Sejak sore kampung kumuh itu ramai oleh anak-anak yang berdatangan untuk mengikuti buka puasa. suasana menjadi ceria ketika game dimulai. Ibu-ibu beradu cepat untuk bisa memenangkan permainan.
Selengkapnya...
Guna meningkatkan pelayanan kepada Mustahik dan donatur, seluruh karyawan Malang, baik amil maupun fi sabilillah. Sabtu, 29 agustus yang lalu, mendapat suntikan motivasi dari direktur Lagzis.
Motivasi ini diharapkan semakin meningkatkan pelayanan kepada mustahik. Hadir juga dalam acara ini jejaring sosial Lagzis seperti Gasibu (graha kasih ibu), Taman Pendidikan Al-Qur’an Arafah dan LKD (Layanan Kesehatan Dhuafa).
Peningkatan pelayanan ini menitikberatkan pada bagaimana mustahik
Selengkapnya...
Kamis, (03/09) bertempat di TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Darussalam, Mulyorejo Surabaya, 4 anak penerima beasiswa Lagzis yang menempuh pendidikan tinggi Di gontor Ponorogo mengadakan acara buka puasa bersama dengan sekitar 90 anak-anak TPA Darussalam. Namun sebelumnya anak-anak ini diajak untuk bergembira dalam permainan-permainan, diantaranya komunikata, ship ah(perahu koran).
Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB dibuka
Selengkapnya...















