Tahun ini, Lagzis bekerjasama dengan Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al-Furqon merayakan idul Adha bersama masyarakat dusun Blendongan. dusun tersebut terletak di desa sidoluhur, kecamatan Lawang. Perjalanan yang dilalui dalam waktu sekitar satu jam tersebut cukup lancar kerena sebagian besar jalannya sudah diaspal meski terdapat beberapa bagian yang rusak. Dalam kesempatan kali ini, Alhamdulillah kami dapat mengumpulkan 9 ekor kambing gabungan dari pihak Lagzis dan Pesma Al-Furqon.
Dusun Blendongan menjadi pilihan kami melakukan Qurban karena mayoritas penduduk di sana adalah warga kurang mampu. Sempat saya iseng bertanya kepada anak-anak madrasah di sana “kalau tahun lalu qurban dimana dek?” dan tidak ada jawaban dari mereka selain senyuman. Akhirnya pun saya mengetahui dari kepala dusun, Pak Purnomo, bahwa warga di sana memang jarang berqurban. Tahun lalu pun tidak ada qurban, dan tahun sebelumnya lagi, ada satu namun itu pun sumbangan dari orang di luar warga.
Pemotongan hewan qurban kami lakukan selepas sholat ied (6/11/11) dengan dibantu oleh warga sekitar. Setelah pemotongan hewan qurban, panitia gabungan Lagzis dan Pesma Al-Furqon bersama membagikan daging-daging tersebut ke 234 nama warga dusun yang telah dituliskan sebelumnya oleh kepada dusun.
Selain pemotongan hewan qurban, Qurban to Village yang berlangsung selama dua hari itu juga terdapat beberapa kegiatan lainnya seperti pembinaan anak-anak madrasah dari Lagzis, pengobatan ala Nabi, Bekam, untuk warga dari Pesma Al-Furqon, Pengajian selepas shalat Isya di Masjid al-Huda oleh Ustadz Mashudi L.c. Pelaksanaan pengajian tersebut terselengara atas kerjasama panitia gabungan Lagzis dan Pesma Al-Furqon serta dibantu oleh warga sekitar.
Artikel dimuat di buletin Lagzis edisi 66, November 2011
Artikel dimuat di buletin Lagzis edisi 66, November 2011









0 komentar:
Poskan Komentar